Porto Resmi Perpanjang Kontrak Iker Casillas Hingga 2019

Info Sepakbola Dunia – Porto Resmi Perpanjang Kontrak Iker Casillas Hingga 2019 – Baru baru ini salah satu tim dari Liga Portugal yakni FC Porto resmi untuk memperpanjang masa bakti penjaga gawang nomor satu mereka yakni Iker Casillas selama satu musim hingga 2019. Pertimbangan untuk memperpanjang kontrak Iker Casillas tersebut setelah sang kiper bermain dengan bagus membela FC Porto di beberapa musim terakhir khususnya di musim ini. Karir dari Iker Casillas di beberapa musim terakhir ini memang simpang siur untuk bisa di lihat.

Tak banyak publik yang mencari tahu tentang performa serta penampilan dari sang penjaga gawang tersebut karena Iker Casillas bermain di Liga Portugal. Namun kabar yang membahagiakan datang kepada dirinya baru baru ini. Di mana FC Porto yang dirinya bela resmi untuk mengeluarkan keputusan bahwa mereka memperpanjang masa bakti atau perpanjangan kontrak bagi Iker Casillas selama satu musim lagi. Artinya, Iker Casillas akan tetap berseragam FC Porto di musim depan sampai musim selesai.

Porto Resmi Perpanjang Kontrak Iker Casillas Hingga 2019

Porto Resmi Perpanjang Kontrak Iker Casillas Hingga 2019

Hal ini memang begitu membanggakan bagi Iker Casillas. Pasalnya penjaga gawang yang sudah mempunyai usia 36 tahun ini sudah memiliki usia yang tak muda lagi, namun performanya masih di hargai oleh FC porto untuk tetap membela mereka hingga satu musim ke depan. Dengan hasil ini, Iker Casillas akan berseragam FC Porto selama kurang lebih sudah empat musim yang akan datang. Sejak di datangkan dari Real Madrid di musim 2015 dengan status free transfers, Iker Casillas langsung menjadi kiper andalan bagi FC Porto.

Hingga musim 2017 – 2018 ini Iker Casillas masih di percayai untuk menjaga gawang dari Porto dan berjibaku dalam mengantarkan hasil yang baik bagi kelangsungan tim. Di musim ini Iker Casillas yang merupakan legenda hidup Real Madrid tersebut di mainkan oleh Porto sebanyak 20 kali penampilan untuk membela FC Porto di LIga Domestik.

Agen Judi Online Dengan Deposit Terendah Dan Bank Terlengkap

Perjuangan dari Iker Casillas di musim ini melahirkan hasil yang nyata bagi FC Porto yang sukses mendapatkan gelar untuk di persembahkan kepada para pendukung FC Porto di Estadio do Dragao. Maka tak heran jika Iker Casillas mendapatkan perpanjangan kontrak baru di Porto hingga musim depan selesai.

Bahkan di musim ini, Iker Casillas mampu untuk tetap mendominasi sebagai salah satu kiper terbaik dan sering mendapatkan jam terbang lebih banyak di bandingka tiga kiper yang di miliki FC Porto yang lainnya seperti Vana, Jose Sa dn juga Fabiano. Patut untuk kita tunggu performa yang akan di tunjukkan oleh Iker Casillas di musim depan yang telah mendapatkan perpanjangan masa kontrak selama satu musim lagi dengan FC porto. Apakah dirinya akan tetap konsisten seperti saat ini atau malah justru berbalik arah.

Musim Yang Buruk Bagi Stoke City Dan West Bromwich Albion

Info Sepakbola Terupdate – Musim Yang Buruk Bagi Stoke City Dan West Bromwich AlbionDua tim dari ajang Liga Premier Inggris yakni Stoke City dan juga West Bromwich Albion telah di pastikan terdegradasi di musim ini. Sebelum musim resmi untuk berakhir, mereka sudah menerima kenyataan yang pahit untuk di rasakan. Mungkin musim ini adalah musim yang buruk bagi mereka berdua. Setiap ajang pasti mempunyai peraturan dan suatu hal yang harus di ikuti oleh semua tim yang berlaga di dalamnya.

Pastinya di setiap musim akan ada satu juara yang mampu dan berhal  untuk menjajaki tahta puncak. Namun di sisi yang lain, terdapat beberapa tim yang harus terdegradasi dari Liga Domestik untuk turun tahta ke bawah. Di musim ini, Manchester City telah memastikan gelar juara mereka setelah bermain dengan konsisten selama satu musim penuh. Namun di sisi yang lain hingga pekan ke 37 ini, terdapat dua tim yang telah di pastikan terdegradasi ke Divisi Championship.

Musim Yang Buruk Bagi Stoke City Dan West Bromwich Albion

Musim Yang Buruk Bagi Stoke City Dan West Bromwich Albion

Walaupun masih mempunyai satu laga sisa, dua tim tersebut tak akan bisa keluar dari zona merah degradasi yang membekapnya. Dua tim tersebut tidak lain dan tidak bukan ialah Stoke City dan juga West Bromwich Albion. Tak bisa di duga sebelumnya bahwa dua tim ini akan terdegradasi ke Divisi Championship di musim ini. Stoke City hingga pekan ke 37 ini masih menempati posisi ke 20 sebagai juru kunci dengan memperoleh 30 poin dari 37 laga yang sudah di jalani.

Mereka hanya bisa meraih kemenangan sebanyak enam kali, 12 kali imbang dan 19 kali menelan hasil kekalahan. Anak anak asuhan dari sang pelatih Lambert ini tidak sepantasnya terdegradasi di musim ini. Bagaimana tidak, di huni oleh beberapa pemain hebat dan mempunyai kualitas tinggi. Seharusnya Stoke masih bisa bertahan dengan baik di Liga Premier. Sebut saja ada Jack Butland, Johnson, Zouma, Carlie Adam, Allen Afellay, Shaqiri dan Jese Rodriguez

Agen Taruhan Judi Bola Online Terpercaya

 Namun pada kenyataannya mereka harus terdegradasi di musim ini karena performa yang tak kunjung membaik. Di sisi yang lain, West Bromwich Albion juga tak sepantasnya terdegradasi di musim ini karena kemampuan yang mereka miliki sama halnya dengan tim tim lain. Di huni oleh beberapa pemain top seperti Foster, Gibbs, Evans, Ahmed Hegazi, Livermore, Barry  dan juga Daniel Sturridge tak sepantasnya anak anak asuhan dari sang pelatih Moore ini turun tahta ke Divisi Championship.

Hingga pekan ini, West Bromwich Albion masih menempati posisi ke  19 tepat di atas Stoke dengan memperoleh 31 poin dari 37 laga yang sudah di jalani. Musim ini mungkin menjadi musim yang buruk bagi mereka berdua.  Namun inilah hasil yang mereka dapatkan untuk menjadi baham pembelajaran untuk musim depan.

Bayern Munchen Sukses Lampiaskan Amarah ke FC Koln

Info Terbaru Bundesliga – Bayern Munchen Sukses Lampiaskan Amarah ke FC Koln – Pertandingan dalam lanjutan Bundesliga Jerman di pekan ke 34 sudah di  pertandingkan pada hari Sabtu (5/05) malam hari waktu setempat. Salah satu laga tersebut mempertemukan dua tim antara tuan rumah Bayern Munchen yang melawan tamunya yakni FC Koln. Laga yang di gelar di Allians Arena markas dari Bayern Muenchen ini berkesudahan dengan hasil kemenangan yang di raih oleh publik tuan rumah.

Bayern Munchen yang baru saja menelan kekalahan kala berjumpa Real Madrid di partai semifinal Liga Champions kemarin dengan agregat 4-3, berhasil untuk melampiaskan rasa emosi mereka kepada FC Koln. Dalam pertandingan tersebut, Bayern Muenchen mampu untuk meraih kemenangan dengan skor akhir 3-1. Tiga gol dari Bayern Muenchen di cetak oleh James Rodriguez, Robert Lewandowski dan juga Toliso.

Bayern Munchen Sukses Lampiaskan Amarah ke FC Koln

Bayern Munchen Sukses Lampiaskan Amarah ke FC Koln

Sedangkan satu gol yang di dapatkan oleh FC Koln di dapatkan melalui gol bunuh diri dari pemain Bayern Munchen yakni Sule. Dengan kemenangan ini membuat Bayern Munchen masih kokoh di puncak klasemen dengan memperoleh 84 poin dari 34 pertandingan yang sudah di jalani. Kemenangan ini membuat Bayern Munchen tak bisa di geser kembali dalam posisi teratas Bundesliga Jerman dan mengunci gelar dari beberapa hari yang lalu.

Sedangkan di sisi yang lain dengan hasil kekalahan ini membuat FC Klon masih berada di posisi juru kunci ke 18 dengan mengoleksi 22 poin. Hampir di pastikan mereka akan terdegradasi di musim ini jika tak kunjung keluar dari zona tak nyaman tersebut. Di babak yang pertama, kedua tim sama sama saling gencar untuk melakukan serangan. Bayern Muenchen yang tampil di depan pendukungnya sendiri mencoba untuk memberikan yang terbaik.

Setelah menelan hasil buruk di Liga Champions kemarin, Bayern Munchen mencoba menemukan jalur kemenangan mereka saat melawan FC Koln. Akan tetapi, Bayern Munchen dikejutkan oleh permainan FC Koln yang berhasil membuat gol dari kesalahan lini belakang mereka saat melakukan gol bunuh diri ke gawang sendiri. Gol bunuh diri Sule tersebut menutup babak yang pertama.

Agen Judi Dengan Bank Terlengkap Yang Gampang Menang

Di babak yang kedua, Bayern Munchen mencoba bangkit dari hasil babak yang pertama tadi. Hasilnya nyata, James Rodriguez mampu mencetak gol di menit ke 59 setelah berhasil untuk memanfaatkan umpan dari Thomas Muller. Hanya buruh dua menit untuk Bayern Munchen menjaug dan kembali unggul. Kali ini Robert Lewandowski yang menjadi pahlawan dari gol yang kedua.

Unggul satu gol tak membuat Bayern Munchen puas, mereka mampu kembali mencetak gol di menit ke 78 lewat Toliso setelah menerima umpan dari James Rodriguez. Di sisa pertandingan babak yang kedua, FC Koln tak bisa untuk membuat gol lagi. Alhasil Bayern Munchen menang dengan skor akhir 3-1.

Masa Depan David Luiz Bersama Chelsea Semakin Tak Jelas

Informasi Seputar Liga Inggris – Masa Depan David Luiz Bersama Chelsea Semakin Tak Jelas – Salah satu pemain bertahan yang di miliki oleh Chelsea yakni David Luiz semakin tak jelas kabarnya terkait masa depannya dengan tim ataukah tidak. Musim ini kemungkinan akan menjadi musim penentu bagi David Luiz apakah dirinya tetap di Chelsea atau hengkang. Si anak hilang, mungkin sebuah sebutan yang pas oleh salah satu pemain bertahan yang saat ini masih membela Chelsea yakni David Luiz.

Pemain yang identik dengan rambut kribonya ini menjadi salah satu pemain bertahan dengan kualitas yang tak bisa di ragukan kembali. Bagaimana tidak, dirinya sudah malang melintang untuk membela berbagai klub di sepanjang karirnya serta juga membela tim nasional Brasil. David Luiz pernah menjadi pemain Chelsea selama kurang lebih empat musim. Namun dirinya memilih untuk berhijrah ke salah satu tim di Ligue 1 Perancis yakni Paris Saint Germaint.

Masa Depan David Luiz Bersama Chelsea Semakin Tak Jelas

Masa Depan David Luiz Bersama Chelsea Semakin Tak Jelas

Namun, tiga musim disana membuat David Luiz ingin kembali ke Chelsea karena tak mendapatkan menit bermain yang banyak. Di Chelsea yang sudah dua musim ini, karirnya kembali di pertanyakan seiring performa yang tidak begitu baik saat dirinya tunjukkan di lapangan.  Saat ini manager dari Chelsea di pimpin oleh Antonio Conte, yang di mana di musim 2017 – 2018 David Luiz hanya mendapatkan menit bermain tak kurang dari 1000 menit.

Jika di lihat dan di artikan. David Luiz hanya di mainkan sebanyak sepuluh kali saja di liga domestik untuk membela Chelsea. Hal ini bukan tanpa sebab yang logis. David Luiz yang sugah menduduki usia ke 31 tahun ini tak cukup konsisten saat di berikan kesempatan bermain oleh sang pelatih Antonio Conte. Tak jarang lini belakang dari Chelsea mudah untuk di tembus lawan saat ada sosok David Luiz di sana.

Situs Judi Online Dengan Bank Terlengkap Dan Juga Doku Wallet

Hal ini wajib di tanggapi serius oleh sang pemain sendiri, di karenakan akan menyangkut masa depannya di Chelsea. David Luiz sendiri sebenarnya masih mempunyai kontrak kerja sama dengan pihak Chelsea untuk beberapa musim kedepan. Akan tetapi jika melihat performanya seperti saat ini, kemungkinan besar David Luiz akan tetap di cadangkan jika berada di skuad Chelsea. Lini belakang dari Chelsea sendiri saat ini masih di kawal oleh Gary Cahill dan juga Andreas Christensen.

Tidak menutup kemungkinan David Luiz harus sesegera mungkin untuk memberika  klarifikasi mengenai masa depannya nanti. Jika hasil akhir sang pemain akan di jual, maka kemungkinan besar akan banyak tim yang mengantri untuk bisa mendapatkan jasanya. Namun jika sang pemain masih ingin membela  Chelsea di musim depan, dirinya harus bisa untuk menunjukkan kemampuan serta kontribusi yang lebih saat di berikan kesempatan bermain oleh Antonio Conte dalam suatu pertadingan.

Gagal ke Champions Bisa Membuat Donnarumma Hengkang

Berita Terbaru Liga Seria A – Gagal ke Champions Bisa Membuat Donnarumma Hengkang – Liga Champions memang menjadi salah satu tujuan dan keinginan dari setiap pemain untuk bisa berlaga di dalamnya. Tak satupun pemain yang tak menginginkan bersaing dan memperebutkan gelar juara di partai puncak tersebut. Namun, salah satu kiper yang saat ini membela AC Milan yakni Gianluigi Donnarumma nampaknya kemungkinan bisa pindah ke tim lain di musim depan nanti jika timnya gagal untuk menembus tiket menuju Liga Champions di musim depan.

Donnarumma memang sudah menjadi meneken kontrak jangka panjang dengan pihak AC Milan. Namun hingga saat ini timnya masih belum menemui titik performa yang gemilang. Menjelang musim yang akan berakhir ini, AC Milan masih belum bisa bersaing di papan atas tangga klasemen sementara.

Gagal ke Champions Bisa Membuat Donnarumma Hengkang

Gagal ke Champions Bisa Membuat Donnarumma Hengkang

Mereka masih berkutat di posisi ke tujuh dengan meraih 54 poin dari 34 pertandingan yang sudah di jalani. performa yang di miliki oleh AC Milan saat ini masih terbilang belum stabil. Mereka belum bisa mendapatkan hasil yang membanggakan hingga menyisakan empat laga sisa di penghujung musim ini.

Tiket Liga Champions di musim depan masih menjadi perebutan empat tim teratas saat ini. Setidaknya AC Milan harus memenangkan empat pertandingan yang sisa ini dengan kemenangan skor yang besar dan berharap salah satu dari tim yang menempati posisi lima teratas tersebut mendapatkan hasil yang buruk.

Namun ini cukup mustahil untuk bisa di lakukan oleh AC Milan dan juga Donnarumma. Kemungkinan mereka akan absen kembali di musim ini serta hanya bisa mendapatkan tiket ke Liga Europa untuk musim depan jika berhasil menjaga posisi yang di tentukan. Di sisi yang lain, hasil yang tidak begittu baik ini akan menjadi hal yang berdampak buruk bagi AC Milan.

Judi Taruhan Bola Terpercaya Dengan Pasaran Bola Terlengkap

Bisa saja kiper mereka yakni Donnarumma akan pindah ke tim lain di awal musim nanti untuk bisa bermain di Liga Champions. Memang pemain yang beranjak dewasa seperti Donnarumma ini menginginkan segala hal yang bisa membuatnya menjadi lebih baik, terutama untuk bermain di Liga Champions.

Donnarumma sendiri sudah menjadi pemain yang berjibaku untuk menjaga dengan baik gawannya dari serangan lawan. Jika Donnarumma menginginkan untuk pindah tim di musim depan, mungkin akan banyak tim yang mengantri demi mendapatkan jasanya di musim depan. Salah satunya yakni Real Madrid yang di musim ini sedang gencarnya untuk mendatangkan kiper bagi mereka.

Mungkin ini merupakan sinyak yang wajib di waspadai oleh AC Milan. Jelas AC Milan akan mengupayakan secara penuh untuk bisa membujuk Donnarumma untuk tetap tinggal di San Siro di musim depan. Jika mereka menelan hasil buruk di akhir musim, tak menutup kemungkinan untuk kehilangan salah satu pemainnya di awal musim nanti.

Nasib Tak Menentu Dua Gelandang Baru Chelsea di Musim Perdananya

Informasi Seputar Liga Inggris – Nasib Tak Menentu Dua Gelandang Baru Chelsea di Musim Perdananya – The Blues Chelsea memang mempunyai banyak sekali para pemain yang berposisikan sebagai gelandang. Namun kemungkinan akan ada dua sampai tiga pemain saja yang selalu menjadi tumpuan tim dalam setiap pertandingan. Dari hal tersebut muncul dua gelandang baru yang di datangkan oleh Chelsea di musim ini yang di mana nasibnya tak menentu di skuad utama dari sang pelatih Antonio Conte.

Dua pemain tersebut ialah Danny Drinkwater dan juga Ross Barkley. Dua pemain anyar yang di miliki oleh Chelsea ini masih kerap menghuni bangku cadangan dari Chelsea di musim perdanya. Chelsea memang sudah melakukan pembelanjaan pemain di awal musim ini untuk bisa lebih membantu dan memperkuat timnya bersaing mendapatkan gelar juara Liga Premier Inggris kembali.

Nasib Tak Menentu Dua Gelandang Baru Chelsea di Musim Perdananya

Dua gelandang dari dua tim yang berbeda telah mereka datangkan untuk menambah sinergi tim di musim 2017 – 2018 ini. Mereka ialah Ross Barkley yang di datangkan dari Everton serta Danny Drinkwater yang di dapatkan dari Leicester City. Dua pemain ini merapat ke Chelsea untuk bisa membantu Si biru mendapatkan gelar juara kembali setelah sukses di musim yang sebelumnya.

Namun apa hasilnya, bail Ross Barkley dan juga Dannty Drinkawater hanya menghabiskan waktunya untuk duduk di bangku cadangan dari Chelsea. Danny yang terlebih dulu di datangkan oleh Chelsea ini hanya mendapatkan 12 kali kesempatan dan setidaknya menyumbang satu gol untuk bisa turun membela Chelsea di Liga Domestik.

Jelas hasil tersebut masih tak terlalu baik untuk Danny yang ingin bermain lebih banyak dalam membela Chelsea. Sedangkan di sisi yang lain, Ross Barkley malah tambah lebih buruk lagi. Dirinya hanya di maikan oleh Antonio Conte sebanyak satu kali saja di musim perdananya berseragam Chelsea.

Situs Judi Online Dengan Bank Terlengkap Dan Juga Doku Wallet

Bahkan kurangnya menit bermain di skuad utama Chelsea membuat Ross Barkley di mainkan untuk membela Chelsea U 23. Jelas ini bukan hasil yang baik yang juga di dapatkan oleh pemain gelandang dari Inggris tersebut. Sulitnya menembus skuad utama dari Chelsea di musim ini mungkin yang sedang di rasakan oleh dua pemain ini.

N’Golo Kante, Cesc Fabregas dan Timoe Bakayoko menjadi gelandang yang masih di percayai kontribusinya oleh sang entrenador Antonio Conte untuk mengisi sektor lapangan tengahnya. Belum jelas sampai kapankah kondisi yang seperti ini untuk di rasakan oleh Danny Drinkwater dan juga Ross Barkley.

Namun mereka berdua masih mempunyai harapan untuk bisa di turunkan dalam sisa empat laga di liga domestik ini. Bahkan mereka juga mempunyai kesempatan untuk turun dan tampil membela Chelsea di ajang Piala FA babak final saat melawan Manchester United jika benar benar di turunkan dalam laga nanti.

Gelar Europa Akan Menjadi Saksi Perpisahan Manis Wenger

Berita Sepakbola Terlengkap – Gelar Europa Akan Menjadi Saksi Perpisahan Manis Wenger – Kabar yang mengejutkan dari Tim Arsenal memang sedang menjadi buah bibir dari para penggemar sepak bola. Ya, pelatih mereka yang malang melintang telah memimpin Arsenal yakni Arsene Wenger telah memutuskan untuk mundur dari jabatan pelatih Meriam London. Di sisi yang lain Arsenal sendiri hampir tak mendapatkan satu gelar pun di musim ini. Kesempatan mereka hanya tinggal bertumpu pada ajang Liga Europa yang masih mereka ikuti hingga babak semifinal ini.

Mungkin hal ini bisa menjadi kesempatan yang bagus untuk bisa di maksimalkan oleh Arsene Wenger yang sebentar lagi akan berpisah dengan Arsenal. Liga Europa mungkin bisa menjadi salah satu ajang yang harus di dapatkan oleh The Gunners untuk menjadikan salam perpisahan manis dengan professornya tersebut.

Gelar Europa Akan Menjadi Saksi Perpisahan Manis Wenger

Gelar Europa Akan Menjadi Saksi Perpisahan Manis Wenger

Arsenal sendiri sudah di pastikan gagal untuk mendapatkan ajang Liga Premier Inggris karena sudah di kunci terlebih dahulu oleh Manchester City. Mereka juga harus kehilangan beberapa ajang lain seperti Piala FA dan juga Carabao Cup yang gagal untuk di dapatkan. Hal ini membuat Arsenal hampir tak akan mendapatkan gelar di musim 2017-2018 ini. hanya menyisakan satu ajang di pentas Eropa yakni Liga Ueropa.

Armada dari Arsene Wenger telah berhasil menjajaki partai semifinal untuk melawan Atletico Madrid. Kemenangan sudah pupus dan Arsenal hanya mampu bermain dengan hasil draw. Jika Arsenal mampu untuk bermain hingga partai final dan meraih gelar, mungkin ini salam perpisahan yang manis untuk pelatih mereka Arsene Wenger yang tak lagi menangani Arsenal untuk musim depan.

Arsene Wenger sendiri sudah yakin dengan keputusannya yang mengenai pengunduran diri dari manager Arsenal pada beberapa hari yang lalu tersebut. Arsene Wenger tercatat sudah melatih Arsenal selama kurang lebih 22 tahun dan telah menyumbangkan total trofi dengan status yang berbeda beda. Dirinya sudah membuat banyak perubahan pada sistem permainan Arsenal dan telah mendatangkan beberapa pemain dengan potensi yang menjanjikan di musim ini.

Agen Judi Online Dengan Deposit Terendah Dan Bank Terlengkap

Kemungkinan besar Arsenal akan mati matian demi mendapatkan gelar di Liga Europa ini nanti. Selain memperoleh gelar dan mencetak sejarah, gelar tersebut akan di persembahkan kepada Arsene Wenger untuk salam perpisahan sebelum akhir musim nanti pergi meninggalkan Arsenal.

Sebenarnya Wenger sendiri mempunyai masa perpanjang kontrak dengan Arsenal selama dua tahun lagi hingga 2020. Namun dirinya sudah yakin untuk mundur dari kursi kepelatihan Arsenal di akhir musim nanti. Pekan ini Arsenal akan yang menjadi tuan rumah terlebih dahulu hanya mampu bermain imbang saat melawan Atletico Madrid di leg pertama.

Inter Berjuang Mati-matian Demi Tiket Liga Champions Musim Depan

Berita Terbaru Liga Seria A – Inter Berjuang Mati-matian Demi Tiket Liga Champions Musim Depan – Inter Milan mempunyai musim yang bisa di bilang cukup membanggakan di musim ini di bandingkan musim musim yang kemarin. Pasalnya mereka mampu untuk bersaing demi mendapatkan peringkat ke tiga di bawah Napoli dan Juventus yang sudah jauh melesat meninggalkan mereka. Hingga saat ini mereka tengah mati matian untuk bisa mendapatkan satu tempat di Liga Champions musim depan.

Ini akan menjadi suatu hal yang sangat sulit untuk di lakukan oleh mereka, pasalnya dua tim yakni AS Roma dan juga Lazio juga mengincar di posisi empat besar sebelum musim 2017-2018 selesai. Perjalanan Inter Milan di musim ini perlu untuk di apresiasi, karena mereka mampu untuk menjadi lebih baik dari musim ke musim untuk menjajaki persaingan papan atas seperti saat ini. Inter Milan mempunyai susunan pemain yang baik dan bisa di bilang sulit untuk bisa di kalahkan.

Inter Berjuang Mati-matian Demi Tiket Liga Champions Musim Depan

Inter Berjuang Mati-matian Demi Tiket Liga Champions Musim Depan

Di musim ini mereka mempunyai kesempatan untuk bisa menjajaki partai Liga Champions di musim depan andaikan mereka berhasil mengamankan posisi empat besar. Saat ini anak anak asuhan dari sang pelatih Luciano Spalletti sedang berada di posisi ke lima dengan meraih 63 poin. Hal ini membuat mereka masih memiliki harapan untuk bisa melangkah ke Liga Champions musim depan andaikan bisa menggeser dua pesaing mereka hingga saat ini yakni AS Roma dan Lazio.

Hak tersebut lantaran poin yang di miliki oleh AS Roma dan Lazio sama sama meraih 64 poin selisih satu poin di atas Inter Milan. Tentunya target mereka ialah bisa finish di urutan ketiga demi menghirup kembali atmosfer udara Liga Champions di musim depan. Sempat di ketahui bahwa Inter Milan sudah begitu lama tak merasakan tanah dari ajang Liga Champions dari tahun 2011.

Judi Taruhan Bola Terpercaya Dengan Pasaran Bola Terlengkap

Tujuh musim berlalu, tim yang identik dengan warna garis garis hitam dan biru tua ini absen dari ajang yang penyelenggaraannya setiap semusim sekali tersebut. Inter memiliki beberapa laga terakhir sebelum akhir musim untuk bisa menempati posisi ketiga, mampu tampil konsisten. Namun kesempatan tersebut juga akan sama halnya dengan AS Roma dan Lazio yang juga masih mempunyai masa jumlah pertandingan yang sama seperti halnya Inter.

Mereka wajib mengetahui hal tersebut dan harus memfokuskan laga mereka untuk bisa meraih kemenangan. Pasalnya ini menjadi kesempatan emas bagi mereka setelah menunggu beberapa musim untuk tampil kembali di Liga Champions.

Barcelona Hanya Sanggup Curi Satu Poin Dari Kandang Celta Vigo

Berita Seputar La Liga – Barcelona Hanya Sanggup Curi Satu Poin Dari Kandang Celta Vigo – Ajang La Liga Spanyol di giornada ke 33 telah di gelar pada pertengahan pekan ini. Di mana salah satunya sudah di pertandingkan pada hari Rabu (18/04) dini hari waktu setempat. Pertandingan tersebut mempertemukan dua tim antara tuan rumah Celta Vigo yang harus imbang melawan Barcelona. Laga yang telah di selenggarakan di Estadio de Balaidos markas dari Celta Vigo tersebut memunculkan skor akhir yang sama kuat yakni 2-2.

Dua gol dari Blaugrana di cetak melalui Ousmane Dembele dan juga Paco Alcacer. Namun mampu untuk di samakan oleh Jony Castro dan Iago Aspas. Dengan hasil ini Barcelona tetap kokoh di posisi puncak dengan mengoleksi 83 poin dari 33 pertandingan yang sudah di jalani. Walaupun hanya bermain dengan skor imbang 2-2, Barcelona masih tetap memegang rekor untuk tidak pernah terkalahkan dari 40 kali penampilan di La Liga Spanyol.

Barcelona Hanya Sanggup Curi Satu Poin Dari Kandang Celta Vigo

Barcelona Hanya Sanggup Curi Satu Poin Dari Kandang Celta Vigo

Sedangkan di sisi yang lain Celta Vigo masih berada di posisi ke delapan dengan meraih 44 poin. Di babak yang pertama, kedua tim saling gencar untuk melakukan penyerangan demi mendapatkan sebuah gol cepat. Celta Vigo yang tampil di depan pendukungnya sendiri terlihat begitu yakin dengan permainan yang mereka terapkan untuk bisa meladeni dominasi dari Barcelona. Beberapa peluang muncul di 15 menit awal babak yang pertama, namun sayang tuan rumah belum bisa menyelesaikannya dengan baik.

Alih alih mencetak gol, Celta Vigo malah justru haru kebobolan di menit ke 36. Mantan pemain dari Broussia Dortmund yakni Ousmane Dembele mampu untuk mengkonversikan umpan dari Paco Alcacer menjadi sebuah gol. Celta Vigo yang tertinggal satu gol berupaya untuk bisa mengejar ketertinggalan tersebut. Mereka keluar menyerang dan perlahan mampu mengimbangi gaya permainan dari Barcelona. Alhasil tepat di menit ke 45, mereka mampu menyamakan kedudukan.

Judi Mix Parlay Sbobet Dan Maxbet Minimal Deposit Sepuluh Ribu

Jony Castro menjadi pemain di balik gol ini setelah berhasil memanfaatkan umpan dari Gomez. Alhasil pertandingan di babak yang pertama telah berakhir dengan skor imbang 1-1. Di babak yang kedua, baik Barcelona maupun Celta Vigo menaikkan intensitas serangan mereka. Barcelona terus menekan lini pertahanan dari Celta Vigo untuk bisa mendapatkan kemenangan. Maklum saja mereka memang butuh kemenangan untuk bisa segera memantaskan diri sebagai juara La Liga Spanyol.

Alhasil gol tersebut lahir di menit ke 64 lewat aksi Paco Alcacer. Melihat skor yang sudah berubah kembali  untuk keunggulan El Barca, Celta Vigo mencoba untuk mengupayakan kembali usaha mereka. Tak sia sia, Di menit ke 82 penyerang dari timnas Spanyol yakni Iago Aspas mampu membatalkan tiga poin dari anak asuh Ernesto Valverde. Hasilnya pertandingan selesai untuk hasil imbang untuk kedua tim.

Johann Zarco, Rookie Terbaik 2017 Jadi Penantang Di MotoGP 2018

Agen Judi Sportsbook terlengkap Dan terpercayaJohann Zarco Pebalap Rookie 2017 yang jadi penantang juara dunia MotoGp 2018 – Debut dari pebalap dari Perancis Johann Zarco Memang tidak dapat di Remehkan. Pada musim Debut pertamannya di kelas MotoGP tahun 2017. Johan Zarco Menjadi penempat Peringkat Ke 6 klasemen akhir. Dia sudah pernah Menjadi Pemimpin Laga yang di adakan di Qatar Walaupun Berujung pada kegagalan Finish karena Crash. Tiga podium dan dua pole position jadi pencapaian Johann Zarco. Beberapa waktu lalu Rider 27 tahun itu di sebut-sebut menjadi salah satu pesaing yang harus di Waspadai Oleh pebalap kawakan Mar Marquez di MotoGP 2018 .

Johan Zarco Menjadi Penantang di perebutan Gelar juara MotoGP 2018
Johan Zarco Menjadi Penantang di perebutan Gelar juara MotoGP 2018

 

Prestasi Zarco Buatnya Jadi Penantang Juara Dunia MotoGP 2018

 

Berita MotoGP Terkini – Zarco Untuk saat ini sudah membangun pondasi yang sangat baik untuk dapat meraih kemenangannya di Qatar. Pada 4 race terakhir musim 2017, Zarco Tampil sangat Fenomenal. Dia pun menuntaskan MotoGP Australia di urutan ke empat, Begitu Pula dengan Balap laga di Jepang. Naik Podium ketiga di Malaysia, Lalu jadi runner up di laga Valencia. Begitu banyak yang membuat Zarco menjadi Pebalap berprestasi yang membuatnya Menjadi salah satu Penantang terbaik pada MotoGP 2018.

Johann Zarco sendiri tampil sangat Spektakuler pada Sepanjang tes pramusim ini , bahkan di yakini akan lebih baik dari pebalap pabrikan Yamaha Rossi dan Maverick Vinales. Marquez dan Dovizioso pu menganggap Zarco layak di perhitungkan dalam persaingan. Hal ini terbukti dari Hasil Test Pramusim di Qatar dimana Zarco tampil sebagai yang tercepat Mengalahkan Valentino Rossi di urutan kedua. Di sirkuit Losail, Sabtu (3/3/2018). Zarco Mendapatkan waktu terbaik pada 1 Menit 54,029 detik. Catatan waktu itu di cetak Pebalap Tech3 ini di putaran Ke-29 dari total 53 Putaran yang di jalani.

Daftar Agen Judi Sportsbook Minimal Deposit Rp 10.000

 

Daftar Agen Judi Sportsbook SBOBET dan MAXBET Terpercaya Minimal deposit Rp 10 Ribu  – Pujian Dari Marquez dan Dovizioso pun membuat Zarco semakin percaya diri dan berharap dirinya dapat bersaing dengan Mereka untuk Gelar juara. Zarco begitu impresif di musim ini di tambah lagi dengan debutnya yang kuat. “Kami tahu, Kami masih harus bekerja keras untuk bisa bertarung Meraih kemenangan. Tapi saya bisa memulai balapan pertama tahun ini dengan harapan ikut bertarung meraih kemenangan. Dan saya senang punya perasaan seperti ini bahkan sebelum balapan di mulai.”kutip Zarco dengan penuh optimisme dan harapan.