David De Gea Mulai Bermain Seperti Kiper Amatir
0

David De Gea Mulai Bermain Seperti Kiper Amatir

Apr 30 admin  

David De Gea kembali menjadi pembicaraan hangat. Sayangnya, kali ini bukan sebagai penyelamatan impresif David De Gea yang menjadi bahkan pembicaraan, justru keputusan fatalnya yang terus dibahas. David De Gea sempat membuat kesalahan besar ketika Setan Merah bermain imbang dengan skor akhir 1-1 dalam melawan Chelsea pada pekan ke-36 di Premier League 2018/19, Minggu (28/4) malam. Ia melakukan kesalahan yang seharusnya hanya dapat dilakukan oleh kiper amatir.

Pada saat itu David De Gea salah mengantisipasi sepakan jarak jauh dari Antonio Rudiger di ujung babak pertama. Seharusnya bola tersebut hanya perlu ditepis, tetapi David De Gea justru memuntahkan bola karena ingin mencoba menangkapnya. Dilansir dari Sky Sports, tembakan Rudiger tersebut merupakan tembakan pertama bagi Chelsea dalam 42 menit pertama. Artinya, Setan Merah tampil dengan cukup baik dan bisa saja membungkus kemenangan jika David De Gea tidak membuat keputusan yang konyol.

Keputusan tersebut semakin buruk karena merupakan keputusan keempat beruntun yang dilakukan David De Gea. Sebelumya, dia juga membuat keputusan yang membiarkan Lionel Messi berhasil mencetak gol kedua bagi Barcelona pada leg kedua perempat final di Liga Champions. Lalu, pada laga melawan Everton, ia terhambat mengantisipasi tembakan jarak jauh dari Gylfi Sigurdsson. Tidak cukup sampai disitu, David De Gea juga membuat kesalahan pada Derby Manchester, dia tidak sempat mengantisipasi tembakan Leroy Sane.

Semua kesalahan David De Gea tersebut sedikit berbeda, tetapi pada intinya adalah kesalahan dalam urusan menghentikan tembakan lawan yang sebenarnya merupakan kekuatan utama David De Gea dalam beberapa tahun terakhir. David De Gea telah membuat empat kesalahan yang menghasilkan gol lawan di Premier League pada musim ini. Hanya dua kiper lain yang membuat kesalahan lebih banyak yakni Bernd Leno dan Jordan Pickford.

READ  Manchester United Cuma Bermain Imbang, Mourinho Salahkan Pemainnya

Untuk dapat memahami konteks keputusan tersebut, David De Gea hanya membuat tiga kesalahan seperti itu dalam lima musim  terakhir di gabungkan. Hal tersbut merupakan perbandingan yang sangat jauh. David De Gea dahulu merupakan personifikasi dari konsistensi dan kehebatan dalam menjaga gawang. Dia bahkan tetap konsisten saat Setan Merah terpuruk dalam beberapa musim terakhir. Namun, David Dea Gea yang sekarang bukanlah David De Gea yang dulu.