0

De Ligt Merasa Gaya Bermainnya Mirip Dengan Pique

Dec 01 admin  

De Ligt Yang Gaya Bermainnya Mirip Dengan Pique

Pemain di lini belakang Ajax Amsterdam, Matthijs De Ligt merasa bahwa cara dia bermain sangat mirip dengan Gerard Pique. Yang menariknya, nama De Ligt saat ini sedang menjadi incaran klub Barcelona.

De Ligt merupakan salah satu talenta pemain muda yang dimiliki oleh Ajax. Pemain yang berusia 19 tahun itu berposisi sebagai pemain bek tengah. De Ligt sudah masuk kedalam tim utama Ajax sejak musim 2016-2017 lalu.

Dua tahun terakhir, De Ligt juga sudah menjadi andalan di lini belakang timnas Belanda. Public dari Belanda pun sudah mengakui bahwa bakat besar yang dimiliki oleh De Ligt, sudah dinilai sebagai pemain masa depan untuk timnas Belanda.

Dengan memiliki talenta yang besar, De Ligt pun kini menjadi incaran banyak klub di Eropa. Barcelona disebut sebagai klub yang paling serius untuk bisa mendapatkan servis De Ligt.

 

Mirip Gerard Pique

Matthijs De Ligt sudah menjadi incaran Barcelona lantaran dinilai sebagai sosok yang tepat untuk menggantikan peran Gerard Pique yang kini sudah berumur 31 tahun dan De Ligt mengklaim jika dia mirip dengan sosok Gerard Pique.

“Cara bermain saya sangat mirip dengan Gerard Pique,” ucap De Ligt kepada ELF Voetbal Magazine.

“Saya senang membawa bola keluar dari lini belakang. Saya adalah pemain bertahan yang kuat, seperti halnya Pique. Saya juga ingin memulai karir sebagai pemain gelandang,” tandas De Ligt.

Gerard Pique memang punya karakter yang unik sebagai pemain belakang. Mantan pemain Manchester United ini cukup piawai dalam memulai serangan, dia mempunyai kemampuan mengumpan yang bagus.

 

Ajax Sudah Seperti Barcelona

Bukan hanya gaya bermain yang secara individu, De Ligt juga melihat bahwa Ajax sudah memainkan sepakbola dengan cara yang sama dengan Barcelona. Kedua klub sama-sama bermain dengan mengandalkan penguasaan bola.

“Gaya bermain Ajax memang sangat mirip dengan Barcelona. Kami akan menekan lawan diwilayah yang tinggi, kami bermain dengan garis pertahanan yang tinggi dan tinggkat penguasaan bola yang dominan,” ulas De Ligt.