Liverpool Hanya Sedikit Terpeleset
0

Liverpool Hanya Sedikit Terpeleset

Feb 06 admin  

Premier League – Liverpool Hanya Sedikit Terpeleset – Dalam lima pertandingan terakhir, Liverpool sudah kehilangan tujuh poin, termasuk kalah dari sang rival langsung, Liverpool kembali kehilangan poin dan kini terancam dilewati Manchester City. Bek The Reds Andrew Robertson menepis isu timnya tegang menghadapi persaingan. Alhasil kini selisih dengan City di posisi dua tersisa tiga poin saja. City mempunyai peluang untuk menggeser kedudukan Liverpool jika bisa menaklukan Everton kamis nanti. Kemenangan akan cukup membawa City menyamai poin Liverpool dan unggul dalam selisih gol. Kehilangan banyak poin dalam lima laga terakhir, Liverpool diyakini mulai merasakan ketegangan dalam persaingan gelar.

Akan tetapi Robertson tak melihatnya demikian, dia mengatakan bahwa tidak ada ketegangan. Orang orang bicara soal tekanan karena kami belum pernah berada di posisi ini sebelumnya, tapi semua orang perlu relaks dan mencoba menikmati persaingannya. Ini hanya hasil dan performa yang buruk, itu terjadi selama perjalanan musim yang panjang. Liverpool hanya perlu kembali ke permainan sepakbola yang lebih baikm yang bisa kami tunjukan. Kami Cuma sedikit terpleset dan kami Cuma perlu mencoba kembali memetik hasil bagus dalam beberapa laga ke depan.

Liverpool menyapu bersih kemenangan di tujuh pertandingan Premier League sepanjang desember 2018. Rangkaian hasil itu membuat The Reds merebut puncak klasemen dari tangan Manchester City. Tapi setelah pergantian tahun, The Reds mengalami grafik penurunan performa. Fabinho menyatakan Liverpool punya kepercayaan diri, sudah kami perlihatkan dan kami menikmati desember yang brilian, yang nyaris sempurna. Tapi kami sekarang haru mengalami penurunan. Sulit menjelaskan apa yang terjadi. Diakui Fabinho, Liverpool kerap kesulitan saat menghadapi tim yang bertahan sangat dalam dan bermain mengandalkan fisik.

READ  Meskipun City Di Atas Puncak Namun Pep Belum Puas

Kami sering mencoba menekan dari tengah dan itu sulit melawan tim bertahan yang mengandalkan dan mempunyai kekuatan fisik. Kami harus bisa mencari solusi, tapi dalam beberapa laga terakhir kami gagal melakukannya. Tim tim yang menghadapi kami sekarang bertahan sangat dalam. Kami butuh melakukan sesautu yang sedikit berbeda dan mungkin kami belum melakukannya.