Luis Suarez Selamatkan Muka Barcelona Di Markas Atletico Madrid
0

Luis Suarez Selamatkan Muka Barcelona Di Markas Atletico Madrid

Oct 17 admin  

Barcelona harus rela memetik hasil seri 1-1 ketika melawan Atletico Madrid selaku tuan rumah, Minggu 15 Oktober 2017. Hasil yang sebetulnya sedikit mengecewakan untuk Barcelona, karena catatan sempurna mereka di 7 pertandingan domestik terhenti. Selain itu juga, hilangnya 2 poin membuat Real Madrid dapat menipiskan jarak poin mereka.

Tapi jika menyaksikan jalannya pertandingan, hasil seri ini adalah hasil yang juga sedikit menguntungkan untuk Barca, karena mereka tertinggal lebih dulu lewat gol Saul Niguez di menit ke 20, sebelum Luis Suarez menyelamatkan muka Barcelona setelah tandukannya sukses menjebol jala Jan Oblak di menit ke 81.

Melihat penguasaan bola serta menit gol yang dicetak Suarez, terlihat bahwa Barcelona kesulitan khususnya mencetak gol do pertandingan ini. Benar memang, agretivitas Barca mampu diredam dengan baik oleh pertahanan Atletico, organisasi pertahanan Atletico juga sangat baik.

Terlihat bahwa Diego Simeone paham betul dengan gaya permainan Barcelona, yang cepat serta mengandalkan operan pendek. Sebetulnya, dengan pressing ketat, Atletico dapat menghentikan build-up serangan Barca dari belakang. Tapi hal tersebut tidak dilakukan, pemain Atletico jarang melakukan pressing ketat untuk memberikan tekanan di lini bertahan Barcelona.

Malah sebaliknya, pressing agresif dan tinggi dilakukan saat pemain Barca sudah melampaui gari tengah lapangan. Pemain tuan rumah juga sangat disiplin saat bertahan, bahkan dua striker mereka ikut turun membantu pertahanan. Hal itu kemudian membuat El Barca kesulitan menemukan celah yang dapat dimanfaatkan guna mencetak gol atau sekedaar peluang.

Di babak pertama boleh saja Atletico kalah dalam hal penguasaan bola, tapi dalam hal mencetak peluang, mereka lebih efektif. Buktinya, selain gol Saul, ada 3 tendangan yang mereka lancarkan tepat sasaran.

Boleh dibilang, di babak pertama Barcelona tampil kurang trengginas, walau memang mereka mampu menguasai pertandingan. Ernesto Vallverde wajib memutar otak untuk membuat situasi itu berbalik menguntungkan bagi tim arahannya. Sejumlah perubahan pun kemudian dia lakukan di pertengahan babak kedua. Salah satunya ialah dengan merotasi pemain. Nelson Semedo digantikan Sergi Roberto, selanjutnya Gerard Deulofeu menggantikan Andres Iniesta.

Pergantian itu berdampak dengan semakin agresifnya sisi winger Barcelona. Baik di kanan maupun di kiri berhasil memberi tekanan ke jantung pertahanan Atletico. Gaya bermain Barcelona terlihat sangat mencairr, sampai gelombang serangan semakin liar. Terbukti lewat bertambahnya jumlah kesempatan yang sukses mereka torehkan. Total ada 5 tendangan tepat sasaran dilancarkan Barcelona untuk mencoba merobek jala Oblak.

Walau demikian, gol yang dinanti baru tercipta pada 10 menit akhir pertandingan. Fokus para pemain bertahan Atletico terlihat berkurang, yang selanjutnya bisa dimanfaatkan Barca untuk menyamakan kedudukan. Berawal pergerakan Sergi Roberto dengan melakukan tusukan lewat sisi kanan, 1 umpan lambung dia berikan pada Luis Suarez yang kemudian berhasil dikonversikan striker asal Uruguay tersebut.