0

Manchester United Cuma Bermain Imbang, Mourinho Salahkan Pemainnya

Nov 25 admin  

Aksi Antony Martial Saat Manchester United  Melawan Crystal Palace

Manchester United hanya bisa bermain imbang tanpa gol saat menjamu Crystal Palace di pekan ke-13 klasemen Liga Premier League, Sabtu (24/11) malam WIB. Perolehan satu poin ini tidaklah cukup untuk Manchester United yang tengah berusaha menembus papan atas.

Permainan Manchester United lagi-lagi di kritik, taktik Jose Mourinho tampaknya sulit untuk meraih kemenangan. Manchester United memang tampil ofensif, tetapi hanya penyelesaian akhir skuat Manchester United selalu jadi permasalahannya.

Mourinho sendiri merasa Setan Merah gagal meraih kemenangan karena kesalahan pemain di lapangan. Dia menilai seharusnya pemain Manchester United tampil lebih gigih dan lebih berani menggempurkan pertahanan lawan. Tak hanya itu, Mourinho juga menjawab kritik soal keputusannya menarik Paul Pogba.

 

Memberi Waktu

Menurut Joes Mourinho, kesalahan terbesar skuat Setan Merah adalah membiarkan pemain-pemain Crystal Palace tampil lebih bebas. Dia kecewa karena pemain Manchester United beberapa kali kehilangan momentum untuk menyerang.

“Kami memberi waktu untuk bernafas, kami tidak bermain secara intens. Tampaknya kami menunggu sesuatu untuk terjadi dengan sendirinya dan itu juga tidak terwujud,” ungkap Jose Mourinho kepada Daily Star.

“Kami bermain baik akan tetapi kami memberi mereka beberapa periode untuk beristirahat. Itu memberi nyawa pada lawan yang datang kesini (Old Trafford).”

 

Keseimbangan

Terlebihnya, Mourinho juga di cemooh oleh banyak fans Manchester United lantaran menarik keluar Paul Pogba untuk memainkan Alexis Sanchez pada babak kedua. Mourinho dianggap sudah tidak berminat untuk menyerang lawan.

Meski demikian, pelatih membantah kritikan tersebut dan mengatakan bahwa timnya perlu membutuhkan keseimbangan antara bertahan dan menyerang.

“Kami tidak bisa bermain dengan Sembilan penyerang, kami harus bermain dengan keseimbangan.”

“Tentu saja kami sudah bermain dengan empat pemain penyerang dan tujuannya untuk menciptakan situasi berbahaya dan saya pikir kami sudah memulai pertandingan dengan sangat baik,” sambungnya.

“Namun, ketika anda bermain untuk memenangkan pertandingan anda seharusnya tidak berhenti sampan sungguh menang.”