Tanpa Neymar Dan Cavani PSG Masih Ada Mbappe
0

Tanpa Neymar Dan Cavani PSG Masih Ada Mbappe

Feb 12 admin  

Liga Champions – Tanpa Neymar Dan Cavani PSG Masih Ada Mbappe – Neymar dan Cavani dipastikan absen saat PSG melawat ke markas MU di Old Trafford, ini adalah leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Tapi PSG tidak khawatir karena masih punya Kylian Mbappe. Neymar harus absen 10 pekan setelah menjalani operasi cedera metatarsal kaki kanannya sementara Cavani mendapat cedera pinggul akhir pekan lalu kala PSG menghadapi Straousbourg. Sebenarnya kehilangan dua pemain yang sudah mencetak total 42 gol ini sangat merugikan PSG. Apalagi MU sedang dalam kondisi prima di bawah Ole Gunnar Solskjaer. Karena MU sudah berbeda ketimbang saat masih ditangani Jose Mourinho. Mereka meraih 10 kemenangan dan 1 seri dari 11 laga sejauh ini bersama Solskjaer.

Akan tetapi adanya Mbappe dianggap sudah cukup untuk merepotkan pertahanan MU mengingat justru dialah yang bersinar ketimbang Neymar dan Cavani musim ini. Selain berhasil membuat 22 gol, sama dengan Cavani, Mbappe juga mendonasikan 14 assist. maka lini belakang The Red Devils pun diminta mewaspadai ketajaman serta kecepatan Mbappe yang bisa merusak partai kandang mereka. Kerja Mbappe pun makin berat, tapi Tuchel merasa itu bisa jadi tanggung jawab bersama pemain lainnya. Kemungkinan Tuchel akan memainkan Julien Draxler dan Angel Di Maria untuk membentuk trisula bersama Mbappe. Tuchel menyatakan tidak ada gunanya membebani Mbappe. Bukan tugasnya menggantikan Neymar dan Cavani serta tugas ketiganya. Dia harus bermain tanpa beban. Saya ingin memberikannya umpan umpan bagus. Dia sedang dalam masa perkembangan dan ini adalah momen yang sempurna untuknya.

Mantan penyerang MU asal Prancis, Louis Saha menyatakan Paris Saint-Germain sedikit lebih di depan karena mereka terus berkembang. Mereka punya pemain seperti Mbappe yang sulit dihentikan. Man United adalah klub hebat dengan pemain berkualitas. Paris Saint-Germain sangat solid karena pelatih mereka memberikan kestabilan antara pertahanan dan penyerang. Pelatih bisa dengan mudah mengganti system, dia sangat pandai dan mudah berkomunikasi. Dia punya staf pelatih hebat yang bisa mengetahui filosofi lawan. Kita bisa lihat dia beberapa kali mengubahnya selama pertandingan.