Masalah Internal Crystal Palace

Agen Judi Bola SBOBET Online – Apa yang terjadi dengan Crystal Palace? – Mungkin Crystal Palace bukanlah tim besar Inggris seperti Liverpool, Manchester United, atau Arsenal. Tapi bila mereka sering mengalami gangguan dalam tubuhnya, tentunya ada suatu masalah internal Crystal Palace yang pantas dipertanyakan.

Masalah Internal Crystal PalaceBandar Judi Bola Online – Masalah Internal Crystal Palace

Di awal musim ini, Palace ada dalam situasi yang pelik. Dalam 5 pertandingan awal Liga Primer, sama sekali Palace tak dapat menciptakan gol ke jala lawan. Justru mereka malah kemasukan 8 gol. Memang terlihat normal, namun bila melihat jumlah chances created Palace yang ada di angka 48, hal itu tentunya jadi pertanyaan tersendiri.

Tak hanya tentang kemandulan skuad secara keseluruhan, tapi salah seorang pemain Palace yang lumayan aktif menciptakan gol di musim lalu, yakni Christian Benteke, masih belum dapat menciptakan gol hingga matchday ke  ini. hasilnya, Palace mengalami goncangan, serta membuat mereka ada di posisi terbawah klasemen sementara Liga Primer.

Situs Judi Bola Online – Kegagalan Pardew Dalam Menerapkan Skema

Dalam rentang waktu pertengahan tahun 2016 hingga pertengahan 2017, Palace sudah melakukan pergantian pelatih sebanyak 4 kali. Allardyce dan Pardew yang sangat kental dengan permainan bola panjang serta pemainan fisik. Walau Pardew gagal menerapkan skema tersebut, serta dia diberhentikan di bulan Desember 2016 lalu, Allardyce bisa meneruskannya serta mengantarkan Palace keluar dari papan degradasi di akhir musim lalu.

Kemudian, Frank de Boer datang diawal musim ini. dia berjanji akan mengusung gaya bermain baru yang dulu pernah dia pakai di Ajax Amsterdam, tapi De Boer nyatanya tak bertahan lama. 4 pertandingan serta 4 kekalahan jadi rekor dia dia dapatkan bersama Palace, akhirnya dia pun diberhentikan.

Pasaran Judi Bola Online Liga Inggris – Roy Hodgson Tangani Crystal Palace

Kini Roy Hodgson turun gunung kembali untuk melatih Palace setelah kegagalannya membawa timnas Inggris berprestasi pada kompetisi Piala Eropa 2016. Gaya bermain fisik serta umpan-umpan panjang dapat saja kembali Hodgson pakai, serupa dengan permainan Allardyce dan Pardew dulu.

Penyebab yang juga dapat menjadi aasan melempemnya performa Palace diawal musim ini ialah kurang maksimalnya penampilan para pemain. Yang paling mendapat sorotan ialah mandulnya penyerang Christian Benteke.

Mandulnya Benteke Di 5 Laga Palace

Pada 5 laga yang telah dilakoni Benteke di liga domestik dengan Palace, dia sama sekali belum menciptakan satu gol pun. Ini tentunya mengundang banyak pertanyaan, mengapa Benteke menjadi mandul?

Ada beberapa alasan mengapa Benteke menjadi mandul. Tapi yang paling terlihat ialah mengenai gaya permainan. Gaya main yang De Boer pakai ialah menitikberatkan dengan operan pendek serta permainan cepat membuat kelihaian Benteke menjadi tak terlihat dengan maksimal.

Dengan fisiknya yang jangkung, striker asal Belgia itu lebih cocok dengan gaya permainan operan panjang serta permainan fisik seperti yang dipakai Allardyce dan Pardew. Ini juga yang pernah menjadi penyebab Benteke tersisih dari Liverpool ala Juergen Klopp.

Mungkin Hodgson Ingin Pensiun Di Crystal Palace

Agen Judi Bola Online – Mungkin Hodgson Ingin Pensiun Di Crystal Palace – Roy Hodgson kembali terjun di dunia sepakbola. Sempat menganggur setidaknya lebih dari setahun, pelatih berdarah Inggris itu sudah diumumkan sebagai pelatih anyar Crystal Palace. Sebelum ini, Palace baru saja mendepat Frank de Boer yang mengalami 4 kekalahan di 4 pertandingan.

Mungkin Hodgson Ingin Pensiun Di Crystal PalaceBandar Judi Bola Online – Mungkin Hodgson Ingin Pensiun Di Crystal Palace

Jauh sebelum berita ini, Roy mundur dari pelatih tim nasional Inggris selepas mereka tersisih dari fase 16 besar Euro 2016. Kemudian Roy dibidik oleh tim-tim Liga Super Tiongkok. Namun Roy memilih untuk menganggur. Dia tak ingin membicarakan mengenai sepakbola, terutama sepak bola Inggris semenjak ia mundur. Seolah ada kerapuhan psikologis yang dialami olehnya. Baru di bulan Desember 2016 lalu dia mengatakan jika dia sangat tertekan dengan pemberitaan dari berbagai media Inggris.

“Media mengambil kalimat yang sudah anda katakan serta dapat membuatnya berbeda dari sebelumnya. Namun anda tak dapat mengalahkan mereka. Anda harus bisa menghindari kemauan untuk balas dendam ketika berhadapan dengan media itu,” ujar Roy seperti dilansir Daily Mail.

Situs Judi Bola Online – Keinginan Roy Hodgson Ke Melbourne City

Ketimbang kembali ke Inggris, Roy memilih datang ke Australia untuk menjadi penasehat kepelatihan Melbourne City. Tugasnya ialah pengembangan akademi di klub tersebut. Disana Roy malah disambut dengan hangat

“Sangat senang dapat mengajaknya kesini. Apa yang sebetulnya menjadi perbincangan selama 15 menit, berubah jadi 1 jam begitu dirinya banyak bercerita. Dia disini sebagai konsultan untuk membantu tim melatih,” ungkap pelatih Melbourne City, Michael Valkanis.

Bursa Judi Bola Online – Kenangan Di Crystal Palace Bagi Hodgson

Mungkin dengan kenangan bahwa dirinya dulu pernah bermain untuk Palace lah yang akhirnya dia mau menerima pinangan Palace. Ini berarti dia sudah kembali ke tim asalnya selepas 51 tahun malang melintang ke tim lain sebagai pelatih maupun pemain.

Tapi sebelum dirinya resmi melatih Palace, media Inggris pun sudah melontarkan kritikan. Bahkan berbagai sindiran padanya di publikasikan lewat media tulis di Inggris, permasalahan yang pernah dia keluhkan setelah mengundurkan diri dari kepelatihan. Namun resiko tersebut-lah yang harus dia hadapi. Setidaknya dia membuktikan kualitasnya di tim pertamanya sebelum pensiun.

“Saya rasa ini pekerjaan terbaik didalam banyak hal yang sudah saya lakukan hingga saat ini. jadi tak ada keraguan saya dapat melebur dengan cara apa pun. Sebetulnya, saya pikir pengalaman tersebut membuat anda semakin kuat. Dalam dunia sepakbola, bagaimanapun anda bakal berpikir melakukan semua hal, saat hidup anda berjalan, pasti ada pencuri yang bersembunyi dibalik banyangan untuk mencederai anda ketika anda tak mengharapkannya,” ungkap Roy.

Memang tidak sedikit yang meragukan kualitas Roy walau dia memiliki sarat pengalaman. Namun mungkin malah inilah yang bakal dipertaruhkan Roy sebelum dia memutuskan mengakhiri karir kepelatihannya, yakni bisa menyelematkan tim yang mengawali perjalanan karirnya dari keterpurukan.