De Boer Harus Berikan Bukti Nyata

Situs Judi Bola Online – De Boer Harus Berikan Bukti Nyata – Selepas menjalani laga jeda internasional, berbagai liga dibelahan dunia pun bergulir kembali pada akhir minggu nanti. Ini berarti, klub-klub masing-masing liga bakal bersaing kembali. Mereka yang telah menemukan penampilan terbaik semenjak awal tentunya ingin terus melaju seperti itu. Sedangkan mereka yang terseok-seok, pastinya ingin segera memperbaiki performa secepat mungkin.

De Boer Harus Berikan Bukti Nyata

Ada satu tim dari Liga Primer yang sekarang ini tengah berupaya mati-matian untuk melakukannya. Adalah Crystal Palace yang saat ini ditangani pelatih Frank de Boer.

Agen Judi Bola SBOBET Online – De Boer Harus Berikan Bukti Nyata

Dalam 3 laga awal musim ini, Palace  memang selalu memetik hasil negatif. Secara beruntun, mereka kalah dari klub promosi, yakni Huddersfield Town, Swansea City, dan Liverpool. Lebih mengenaskannya lagi, 2 dari 3 kekalahan tersebut mereka dapatkan di markas sendiri. Dari penampilan minor tersebut, tim yang berjuluk The Eagles tersebut harus puas menempati posisi ke 19 klasemen.

Dengan penampilan jeblok yang ditunjukkan klub kebanggaannya, wajar saja jika fans Palace geram. Jari telunjuk mengarah pada De Boer tanpa ragu. Mantan pelatih Inter Milan dan Ajax Amsterdam tersebut dinilai lamban untuk beradaptasi dengan gaya permainan Liga Inggris, khususnya bersama Palace.

Apalagi De Boer De Boer ditunjuk sebagai pelatih semenjak 26 Juni lalu. Ini berarti, De Boer memiliki cukup waktu guna mengenal lebih dalam karakter klub barunya itu dan juga mengevaluasi semua potensi yang dimiliki timnya serta menyesuaikan dengan berbagai ide dalam kepalanya.

Situs Bandar Taruhan Bola Online – Lampu Kuning Bagi De Boer !!!

Meski terbilang tak terlalu aktif dalam jendela transfer musim panas ini, setidaknya pihak managemen klub juga telah memenuhi kemauan De Boer untuk menguatkan timnya. Antara lain dengan merekrut 2 pemain muda, Ruben Loftus Cheek dan Timothy Fosu Mensah.

Seperti dikutip Daily Mail, Paul Wilson menyebutkan bila De Boer merupakan salah satu dari banyak pelatih di Liga Inggris yang samasekali tidak menikmati momen jeda internasional kemarin. Pasalnya, banyak PR yang harus segera diselesaikan De Boer jika tidak ingin kehilangan jabatannya.

Lewat wawancara, pelatih berumur 47 tahun tersebut sering melontarkan pernyataan bernada retoris bila timnya sedang mengalami kekalahan. Dia juga menambahkan jika performa Palace bakal meningkat seiring waktu berjalan.

Pasar Bursa Judi Bola Online – Catatan Buruk de Boer Di Tahun 2016/17

De Boer sepatutnya mengingat apa yang telah menimpanya satu musim yang lalu. Ditunjuk sebagai pelatih anyar Inter Milan jelang dihelatnya Serie A musim 2016/17, 85 hari kemudian dirinya dipecat lantaran lambannya proses adaptasinya sehingga membuat Inter tampil kurang meyakinkan.

Jika De Boer masih saja seperti ini, maka hanya ada 1 pilihan yang tersedia, yaitu wajib menang kontra Burnley, pada 10 September nanti. Apalagi, media Inggris mulai memunculkan sejumlah naman yang dinilai cocok untuk menggantikan De Boer, seperti Roy Hodgson, Dougie Freedman, dan Sean Dyche.

Mentalitas juara Manchester United yang Sudah Mulai kembali

Asia Bet King – Manchester United memetik kemenangan ketiga secara beruntun mereka di pertandingan lanjutan Liga Inggris musim 2017/18. Berlaga di markas sendiri, Sabtu 26 Agustus 2017, mereka sukses merengkuh kemenangan dari Leicester City 2-0. Kemenangan itu menyiratkan jika mentalitas juara United perlahan mulai kembali.

Mentalitas juara Manchester United yang Sudah Mulai kembali

Di pertandingan tersebut, sebenarnya Leicester bisa menahan United sampai menit ke 70. Lini bertahan yang sangat rapat yang mereka gunakan sempat membuat United kesulian untuk menciptakan gol. Romelu Lukaku, striker yang telah mencetak 3 gol dalam 2 pertandingan pun bahkan gagal membobol jala Kasper Schmeiche lewat tendangan pinalti.

Mentalitas juara Manchester United yang Sudah Mulai kembali

Bila hal ini terjadi di musim lalu, bisa dipastikan jika United bakal memetik hasil seri di akhir laga, serta keluar lapangan dengan kepala tertunduk. Tapi pada musim ini, United bisa memunculkan mentalitas juaranya. Tekanan tanpa henti mereka lencarkan pada pemain Leicester, serta hal itu diungkapkan pelatih United, Jose Mourinho saat jumpa pers setelah laga bubaran.

“Sangat jarang kami bisa memiliki kontrol penuh di pertandingan selama waktu normal di musim lalu seperti yang terjadi pada pertandingan ini. Para pemain bermain bagus. Tidak hanya itu, mereka juga terlihat sangat termotivasi,” ujar Mourinho seperti dilansir Sky Sports.

Di pertandingan itu, terlihat pemain United sangat menggebu-gebu untuk bisa menembus pertahanan The Foxes. Seperti yang dikatakan Mourinho tadi, United mampu mengontrol penuh jalannya pertandingan. Paul Pogba, sejak ditemani Matic di lini tengah, sangat leluasa mengancam jala Leicester. Pemain lain juga terlihat tidak lelah untuk membuka ruang. Hal itu diakui juga oleh pelatih Leicester, Craig Shakespare, sebagai kapasitas juara dari pemain United.

“Saya tahu jika kami harus membuat United merasa frustasi. Hingga menit ke 70, kami bisa melakukannya. Tapi setelah itu, kualitas juara United langsung muncul, serta itu membuat kami pulang dengan tangan kosong,” ungkap Shakespare.

Sadar jika lawannya mempunyai pertahanan berlapis, Mourinho memilih menurunkan Marcus Rashford di menit ke 66. Rashford yang mempunyai kemampuan membuka ruang dan dribel baik itu mampu menyulitkan pertahanan Leicester serta mencetak gol 3 menit berselang.

Selain itu, dimasukkannya Jesse Lingard dan Marouane Fellaini membuat lini bertahan Leicsester kelabakan. Hal itu menjadi penyebab terjadinya gol kedua yang diciptakan felaini. Dari pergantian tadi, terlihat kecerdasan Mourinho untuk memakai rencana B selepas rencana A gagal.

situs agen judi online terbesar terbaik terlengkap terpercaya - asiabetking

Situs Bandar Judi Bola Online SBOBET Terpercaya

“Saat manager melakukan pergantian, kami selalu berupaya membuat pergantian tepat. Kadang kala itu sangat membantu kami. Saya sangat senang untuk mereka, untuk Marcus Rashford, Jesse Lingard, dan Marouanne Fellaini,” imbuh Mourinho.

Melihat hasil United dari 3 pertandingan awal, wajar saja jika United jadi calon kuat menjuarai Liga Primer musim ini. Tapi perjalanan masih sangat panjang. Dengan mentalitas juara ini yang sudah kembali, mungkin saja United menjadi kampiun diakhir musim.