Neymar Raja Assist Di Eropa Dalam 4 Musim

Agen Judi Bola Online – Neymar Raja Assist Di Eropa Dalam 4 Musim – Klub kaya raya di Negara Perancis yaitu Paris Saint Germain ( PSG) meraih kemenangan yang sangat meyakinkan dengan skor 3-0 saat menghadapi raksasa tim wakil Jerman yaitu Bayern Muenchen pada matchday yang kedua Liga Champions di stadion Parc des Princes, Rabu (27-9-2017). Tiga gol dari kemenangan Paris Saint Germain dicetak oleh Dani Alves pada menit kedua, Edinson Cavani di menit ke 31 dan bomber timnas Brazil yaitu Neymar di menit 63.

Neymar Raja Assist Di Eropa Dalam 4 MusimSitus Bandar Judi Bola Online – Neymar Raja Assist Di Eropa Dalam 4 Musim

Pemain termahal pada musim ini yaitu Neymar menjadi salah satu perhatian dalam laga pertandingan tersebut. Tak cuma mencetak sebuah gol, mantan winger dari Barcelona tersebut juga menorehkan satu assist untuk gol pertama yang dicetak oleh rekan setim serta kompatriotnya asal Brasil yaitu Daniel Alves,. Tambahan satu assist di laga tersebut membuat Neymar kini mengoleksi total 17 assist sejak pindah ke Eropa untuk bergabung dengan Paris Saint Germain dari Barcelona pada musim 2013-2014. Dari jumlah assist  tersebut mengukuhkan pria berstatus pemain termahal tersebut sebagai raja assist di Liga Champions dalam empat musim yang terakhir ini.

Situs Taruhan Bola Online – Total 40 Gol Neymar

Tak hanya disitu, Neymar juga telibat di dalam total 40 gol dari 42 penampilan pertandingannya di Liga Champions yang dia mainkan. Catatan keterlibatan mantan pemain Santos itu di dalam 40 golnya tersebut terbagi menjadi 23 gol serta 17 assist yang dia torehkan saat waktu lalu berseragam Barcelona maupun Paris Saint Germain. Sejak kepindahannya dari Barcelona yang menuai kritikan dari beberapa netizen serta adanya suatu masalah internal pada dirinya dengan klub pihak Barcelona, Neymar menjadi pemain yang paling penting serta sangat berpengaruh untuk kemenangan timnya Paris Saint Germain dalam melakoni beberapa pertandingan yang penting.

Pasaran Judi Bola Online – PSG Boyong Neymar

Performanya yang sangat gemilang di ajang Liga Champions saat membela Barcelona, membuat tim kaya raya dari Perancis yaitu Paris Saint Germain rela menggelontorkan dana yang super fantastis untuk memboyongnya dari raksasa Barcelona pada musim panas 2017. Klub kaya raya asal Perancis tersebut menebus klausul dari pelepasan Neymar sendiri senilai 222 juta euro atau sekitar Rp 3,4 triliun. Yang menjadikannya pemain dengan status pembelian termahal dalam sepanjang masa sepak bola, bahkan mengalahkan harga dari Paul Pogba yang kepindahannya dari Juventus menuju Manchester united satu musim yang lalu sebelum dia pindah ke Paris Saint Germain.

Alhasil dalam sejauh ini keputusan dari klub kaya raaya Paris Saint Germain tersebut berbuah manis. Neymar telah mencatat enam gol serta enam assistnya bersama Paris Saint Germain dalam semua kompetisi yang diikutinya. Dan serta juga membuat timnya saat ini Paris Saint Germain untuk ditakuti oleh semua klub di musim ini dan seterusnya di Liga Perancis maupun Liga Domestik.

Unai Emery Harus Bisa Redam Ego Pemain Bintangnya

Bandar Judi Bola Online Terpercaya – Tugas Emery adalah meredam ego pemain bintangnya – Di musim lalu, karir Unai Emery naik tajam selepas menerima tawaran Paris Saint Germain. Melihat jejak rekam sebelum menangani PSG, pelatih berdarah Spanyol tersebut banyak melatih klub-klub yang statusnya biasa saja. Hanya Sevilla dan Valencia yang boleh dibilang memiliki reputasi yang lumayan bagus, sedangkan sisanya merupakan klub-klub medioker seperti Spartak Moscow, Lorca Deportivo, dan Almeria.

Unai Emery Harus Bisa Redam Ego Pemain Bintangnya

Situs Agen Judi Bola Online – Unai Emery Harus Bisa Redam Ego Pemain Bintangnya

Melihat karir  Emery, keputusan berani yang dilakukan oleh PSG ketika menunjuk pelatih berumur 45 tahun tersebut sebagai suksesor Laurent Blanc. Emery tak memiliki banyak pengalaman untuk melatih tim berstatus bintang. Sedangkan PSG, seperti yang diketahui sudah menjadi tim raksasa Prancis serta Eropa, dengan disokong beberapa pemain bintang didalamnya.

Tapi bukannya tanpa sebab pihak managemen PSG mendatangkan Unai Emery sebagai pelatih kepala saat itu. Walau memang pengalamannya melatih tim raksasa sangatlah minim, namun Emery tetap pelatih mumpuni. Yang paling menonjol tentu ketika sukses mengantarkan Sevila menjadi juara di Liga Eropa dalam 3 musim beruntun. Menariknya 3 trofi itu sukses dapatkan Emery dengan tim yang boleh dikatakan biasa-biasa saja.

Bursa Judi Bola Online – Kegagalan Unai Emery Di Musim Pertama

Pada musim pertamanya dengan PSG, Emery dapat dibilang gagal walau dia sukses mengantarkan PSG menjuarai kompetisi Coupe de La Ligue dan Coupe de France, bahkan gelar Ligue 1 pun jatuh ke pelukan AS Monaco.

Walau begitu, Emery masih dipertahankan. Tapi ambisi mereka tidak langsung padam. Di musim ni, PSG pun melakukan kegiatan besar-besaran di jendela transfer musim panas 2017/18. 4 pemain direkrut, 2 diantaranya berstatus bintang, yakni Kylian Mbappe dan Neymar.

Tapi yang harus diwaspadai itu ialah prediksi diatas kertas, sebab dalam kenyataannya melatih klub dengan skuad yang berbalut bintang malah dapat menjadi boomerang untuk manager itu sendiri.

Pasaran Judi Bola Online – Rebutan Pinalti Cavani & Neymar

Ada 2 kasus dimana Cavani dan Neymar berebut untuk bisa mengekseskusi tembakan pinalti. Yang pertama ketika PSG menang dari Saint Etienne dengan skor 3-0 di akhir Agustus. Kejadian yang serupa juga terulang di akhir minggu lalu ketika PSG menang saat berhadapan dengan Olympique Lyon dengan skor 2-0. Bahkan pada pertandingan itu Dani Alves ikut menjadi cameo dari kejadian yang terjadi diantara Cavani dan Neymar yang berebut tendangan bebas.

Isu terbaru menyebutkan jika Neymar sampai meng-unfollow Instagram Cavani. Memang agak konyol, tapi dari sikap itu membuktikan jika adanya perselisihan yang terjadi dalam kamar ganti PSG dengan melibatkan Neymar dan Cavani.

Tuntutan Keras Bagi Emery

Dalam masalah ini, Emery dituntut dapat menyelesaikan permasalahan itu, apa pun caranya. Karena jika tak ada jalan keluar, tak menutup kemungkinan masalah tersebut bakal semakin tambah panjang. Bahkan berpeluang merembet ke penampilan PSG. Imbasnya dapat mengancam karir Emery bersama PSG.

Emery juga harus dapat eredam egoo pemainnya, sebab tak menutup kemungkinan kejadian sama juga melibatkan rekan lainnya.